Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

Hari Ini

  Hai, Dimas. Apa kabar? Aku harap kamu baik. Gimana senja hari ini? Aku kepo ya? Maaf ya.   Aku mau cerita deh, Dim. Tiba-tiba aku kangen kamu. Iya, aku kangen kamu. Tiba-tiba banget, kan? Nggak ada hujan, nggak ada angin.   Bohong, deh. Aku bercanda . T adi sore hujan angin. Tapi untuk aku kangen kamu, aku nggak bercanda, Dim. Aku serius. Setelah hujan sore tadi, aku lihat pelangi dari jendela kamarku. Kamu tau apa? Pelanginya warna abu-abu! Hahaha! Lucu deh. Seakan Tuhan nggak punya tinta cadangan untuk mewarnai pelangi.   Jujur aku bingung banget. Kok bisa ya, Tuhan nggak kasih warna pelangi? Apa Tuhan lupa? Atau memang sengaja? Kenapa Tuhan kasih lihat aku pelangi abu-abu? Kenapa Tuhan nggak kasih lihat aku pelangi yang sama dengan apa yang kamu lihat disana? Kenapa harus abu-abu? Padahal kamu suka biru.   Oh iya, Dim, Ada yang lucu lagi loh. Kemarin aku cuci sepatuku. Sepatu hitam bergaris merah...

Devilish Joy (2018)

  Pria Yang Menghapus Waktu Seorang pria berkata kepada gadis, “Halo, mau kuberi tahu rahasia yang telah lama kusimpan?” “Aku menafsirkan waktu secara berbeda dengan orang lain.” “Bagiku, setiap harinya seperti setahun, dan kematian berada disamping tempat tidurku tiap malamnya.” “Aku bekerja keras setiap harinya untuk memutar waktu. Tapi, aku sadar aku telah terikat dengan mantra yang tak bisa kurusak.” “Meski begitu, akankah kau tetap mencintaiku?”   Seorang gadis berkata pada pria, “Aku menyukaimu seadanya.” “Saat ini kau sudah tampak indah dimataku.”   Dan saat si gadis berkata seperti itu, pria itu tersenyum. - Devilish Joy 2018