Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Marhaban Yaa Ramadhan

Assalamualaikum, man-teman! Halo man-teman semua. Blue balik lagi niiih. Ini adalah tulisan blue yang pertama setelah sekian lama blue enggak nulis lagi. Karena terakhir blue nulis bulan Februari, dan sekarang udah Mei aja ya hehehe. Blue tau emang enggak bakal ada yg kangen sama tulisan blue yang  un-faedah. Jadiiiii...... Tujuan blue posting ini untuk mengucapkan, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1440 Hijriah man-teman! Semoga Ramadhan tahun ini menjadi Ramadhan yg lebih baik dari tahun lalu. Semoga dari Ramadhan ini, menjadi jembatan kita semakin mendekatkan diri kepada Sang Khalik. Dan yang paling penting, semoga kita semua mendapat rahmat dan hidayah, juga petunjuk dari Allah SWT. And the last but not least,  semoga kita bisa bertemu Ramadhan selanjutnya dan berkumpul dengan orang-orang yg kita cintai. Aamiin Aamiin Yaa Rabbal Alamiin. Dihari pertama puasa ini siapa yg udah ngebayangin buka puasa pake apa? Makhruh loh kalo gitu. Apa lagi yg diem-diem buka kulkas trus m...

Tentang kisah yang tak pernah usai

“Terima kasih, ya kamu sudah menyempatkan diri untuk datang keacara pernikahan kami.” Ucap Diva, istri sahabat baikku, Dimas. “Tidak, aku yang terima kasih karena telah mengundangku.” Aku menyalami sang Puteri. “Dimana Dimas?” Lanjutku. “Dia bilang harus kekamar kecil sebentar.” Ucap Diva, kemudian menarikku untuk duduk dikursi pelaminan bersamanya.  “Intan, terima kasih karena telah melepaskan Dimas untukku.” Ucap Diva serius. “Aku tak pernah melepaskannya, Diva. Kau salah paham.” Sanggahku. “Aku tahu kau akan mengatakannya. Tapi aku akan tetap berterima kasih karena telah mengizinkanku memilikinya.” Lanjut Diva sambil menggenggam tanganku. Aku tersenyum dan membalas genggaman tangannya diatas tanganku. “Tak perlu berterima kasih padaku. itu memang sudah takdir kalian untuk bersama. Mungkin, Tuhan hanya mengizinkanku untuk hidup sebagai sahabatnya, bukan teman hidupnya.” Jelasku menerawang. “Apa kau pernah menyukainya?” Tanya Diva tiba-tiba. Aku tersenyum sebe...